Notifikasi Insiden¶
Pantau insiden real-time + kelola riwayat notifikasi.
Jenis insiden¶
Ticksnap mendeteksi 3 tipe insiden secara otomatis:
| Tipe | Deskripsi | Trigger |
|---|---|---|
| no_face | Tidak ada wajah | AI tidak mendeteksi wajah di tangkapan kamera (karyawan meninggalkan layar) |
| multiple_faces | Banyak wajah | AI mendeteksi 2+ wajah (orang lain ikut melihat) |
| forbidden_site | Situs dibatasi | Sistem mendeteksi aktivitas yang mengandung domain dari daftar Situs Dibatasi perusahaan Anda |
Cooldown: 30 detik antar insiden dari tipe yang sama per karyawan — mencegah spam.
Mendapat notifikasi¶
Ada 3 channel notifikasi untuk insiden:
1. Splash alert real-time (saat admin online)¶
Kalau admin sedang membuka aplikasi Ticksnap, muncul popup merah di pojok kanan atas saat insiden baru terdeteksi. Popup berisi:
- Nama karyawan
- Tipe insiden
- Timestamp
Klik popup untuk langsung buka detail insiden.
2. Badge di sidebar¶
Di sidebar admin, ada icon lonceng dengan badge angka merah menampilkan jumlah notifikasi yang belum dibaca. Badge ter-update otomatis tiap 10 detik.
3. Email alert¶
Untuk insiden kritis, sistem mengirim email ke admin dengan:
- Subject:
Insiden Ticksnap - {Tipe} - {Nama Karyawan} - Body: detail + link ke halaman insiden di dashboard
- Attachment: tangkapan layar bukti (opsional)
Email dikirim dari [email protected].
Halaman notifikasi¶
Sidebar → Admin → Notifikasi
Menampilkan daftar lengkap notifikasi dengan filter:
- Belum dibaca / sudah dibaca
- Tipe insiden
- Karyawan
- Rentang tanggal
Detail insiden¶
Klik row notifikasi atau buka Admin → Insiden untuk lihat semua insiden.
Setiap insiden menyimpan:
- Timestamp (WIB)
- Nama karyawan
- Tipe insiden + detail:
no_face/multiple_faces: jumlah wajah yang terdeteksiforbidden_site: domain yang cocok (matched_keyword)
- Tangkapan layar / kamera sebagai bukti
- Session ID (untuk trace rangkaian aktivitas karyawan)
Mark as read¶
- Buka notifikasi → auto mark as read
- Atau bulk "Mark all as read" di halaman Notifikasi
Notifikasi yang sudah dibaca tetap tersimpan untuk audit trail.
Best practice¶
Tinjau harian, bukan real-time
Jangan obsesif memeriksa tiap notifikasi real-time — karyawan yang tahu admin selalu mengawasi bisa merasa tidak dipercaya.
Sarankan: review harian (misal sore hari) untuk menilai pola, bukan ritus micromanage.
Fokus pada pola, bukan insiden individual
Satu insiden no_face = karyawan mungkin ke toilet — wajar.
Pola: karyawan X dapat 20 insiden no_face sehari = sinyal masalah. Tindak lanjut via conversation, bukan punish.
False positive tetap ada
- AI face detection tidak 100% akurat — cahaya buruk, angle kamera, webcam rusak bisa trigger false positive
- Deteksi situs dibatasi bisa false positive untuk aktivitas sah (misal riset konten untuk kebutuhan kerja)
Selalu verifikasi tangkapan layar bukti sebelum konfrontasi.
Gap di timeline tangkapan = wajar
Kalau Anda melihat periode tanpa tangkapan / insiden sama sekali pada timeline karyawan (misal jam 12:00-13:00 kosong), itu bukan indikasi monitoring rusak — sistem auto-pause saat karyawan tidak punya tugas yang sedang berjalan.
Skenario yang memicu auto-pause:
- Karyawan klik "Selesai" pada tugas sebelum
end_time(early-complete) → kalau itu tugas terakhir hari ini, sisa hari kosong - Ada gap antar tugas (mis. tugas pagi 09:00-12:00 dan siang 13:00-17:00 → 12:00-13:00 kosong)
- Karyawan mulai monitoring sebelum tugas pertama jadwalnya
- Semua tugas hari itu sudah lewat / selesai
Anda bisa cross-check dengan halaman Admin → Tugas untuk lihat jadwal tugas + status is_done karyawan tersebut. Capture otomatis lanjut saat tugas berikutnya mulai.
Kustomisasi (advanced)¶
Saat ini tidak ada konfigurasi admin-level untuk:
- Mengubah cooldown 30 detik
- Menonaktifkan tipe insiden tertentu
- Mengubah threshold face detection
Fitur kustomisasi akan ditambahkan di update mendatang.